Keunggulan Sapi Simmental
1. Pertumbuhan Cepat dan Bobot Besar
- Simmental memiliki pertumbuhan harian (ADG – Average Daily Gain) yang tinggi, bisa mencapai 1,2–1,5 kg/hari dalam penggemukan optimal.
- Bobot dewasa bisa mencapai:
- Pejantan: 1.000–1.300 kg
- Betina: 600–900 kg
2. Kualitas Daging Bagus
- Daging sapi Simmental punya serat yang halus, empuk, dan rasa yang gurih.
- Kandungan lemak sedang, cocok untuk konsumen yang mencari kualitas daging premium.
- Persentase karkas tinggi: sekitar 65–70%.
3. Dual Purpose (Daging dan Susu)
- Di negara asalnya, Simmental juga dipelihara sebagai sapi perah karena mampu menghasilkan 4.000–6.000 liter susu per laktasi.
- Di Indonesia, lebih sering dimanfaatkan sebagai sapi potong, terutama pejantan.
4. Temperamen Tenang dan Mudah Dikendalikan
- Umumnya memiliki sifat jinak, cocok untuk peternak pemula.
- Sapi ini cenderung mudah dilatih dan tidak agresif.
5. Adaptasi Baik
- Dapat beradaptasi dengan berbagai iklim, termasuk iklim tropis di Indonesia.
- Biasanya dikembangkan melalui persilangan dengan sapi lokal untuk mempertahankan ketahanan tubuh terhadap lingkungan tropis.
6. Penampilan Fisik yang Menarik
- Memiliki postur tubuh besar, padat, dan berotot.
- Bulu berwarna coklat kemerahan dengan bercak putih di kepala, kaki, dan ekor → daya tarik tersendiri untuk pasar.
7. Nilai Ekonomis Tinggi
- Karena pertumbuhan cepat dan bobot besar, sapi Simmental menjadi investasi yang menjanjikan dalam waktu relatif singkat.
- Harga jual tinggi, terutama untuk kurban atau pasar daging premium.
🔄 Populer untuk Crossbreeding
Seperti Limosin, Simmental juga sering digunakan untuk persilangan dengan sapi lokal atau Brahman guna meningkatkan kualitas genetik populasi sapi potong lokal.