Sapi PO (Peranakan Ongole) adalah salah satu jenis sapi lokal Indonesia yang berasal dari persilangan antara sapi Ongole dari India dengan sapi lokal Jawa. Sapi PO sangat populer di Indonesia, terutama sebagai sapi potong. Berikut adalah beberapa kelebihan sapi PO:
✅ 1. Adaptasi Lingkungan yang Sangat Baik
- Sapi PO sangat cocok dengan iklim tropis Indonesia.
- Tahan terhadap panas dan kelembapan tinggi.
- Dapat hidup dan berkembang biak dengan baik di berbagai wilayah Indonesia, bahkan di daerah kering atau padang rumput terbatas.
✅ 2. Tahan Terhadap Penyakit Lokal
- Memiliki kekebalan tubuh yang baik terhadap penyakit endemik di Indonesia.
- Lebih tahan terhadap serangan parasit seperti kutu dan cacing dibandingkan sapi impor.
✅ 3. Konsumsi Pakan Efisien
- Dapat bertahan hidup dengan pakan berkualitas rendah, seperti jerami, rumput lapangan, dan limbah pertanian.
- Tidak memerlukan pakan konsentrat tinggi untuk tumbuh.
✅ 4. Reproduksi Baik dan Fertilitas Tinggi
- Sapi PO dikenal memiliki daya reproduksi yang baik.
- Mudah bunting, dan jarang mengalami gangguan reproduksi.
- Betina PO dapat melahirkan anak hampir setiap tahun.
✅ 5. Sifat Keibuan dan Perawatan Anak Baik
- Induk PO sangat protektif terhadap anaknya dan memiliki kemampuan menyusui yang cukup baik.
- Anak sapi PO relatif kuat dan cepat beradaptasi setelah lahir.
✅ 6. Perawatan dan Pemeliharaan Mudah
- Tidak memerlukan penanganan intensif.
- Sangat cocok untuk peternakan rakyat dengan sistem tradisional.
✅ 7. Harga Terjangkau dan Nilai Ekonomi Baik
- Harga beli sapi PO lebih rendah dibandingkan sapi-sapi impor seperti Limousin atau Simental.
- Permintaan tinggi di pasar lokal, terutama untuk kurban dan konsumsi daging.
✅ 8. Cocok untuk Persilangan
- Sapi PO sering dijadikan induk betina untuk program persilangan dengan pejantan unggul (misalnya Limousin atau Simmental) untuk menghasilkan sapi potong dengan pertumbuhan lebih cepat.